Saat motor dijalankan oleh VFD pada frekuensi rendah, motor bisa menjadi jauh lebih panas dari yang diperkirakan.
Mengapa?
Untuk motor induksi standar, kipas pendingin biasanya dipasang langsung pada poros motor.
Ketika VFD mengurangi frekuensi:
Misalnya, pada 25 Hz, motor dapat berjalan pada kecepatan sekitar setengah dari kecepatan terukurnya, sementara kipas pendingin juga melambat secara signifikan.
Akibatnya, motor tidak dapat membuang panas seefektif sebelumnya.
Ini adalah kesalahpahaman umum lainnya.
Bahkan ketika motor berjalan lambat, jika beban mekanis tetap tinggi, motor mungkin masih menarik arus yang cukup besar.
Dan:
Rugi tembaga kira-kira sebanding dengan I²R, sehingga peningkatan arus yang signifikan dapat menyebabkan peningkatan substansial dalam pembangkitan panas.
Pada frekuensi rendah, parameter V/F yang salah atau peningkatan torsi yang berlebihan dapat menyebabkan motor menarik arus berlebihan dan menghasilkan panas tambahan.
Oleh karena itu, pengaturan parameter VFD yang tepat sangat penting.
Frekuensi rendah itu sendiri tidak selalu menyebabkan motor terlalu panas.
Masalah sebenarnya biasanya adalah kombinasi dari:
Itulah mengapa aplikasi VFD perlu mempertimbangkan baik kecepatan motor maupun kapasitas pendinginan, bukan hanya frekuensi.
Saat motor dijalankan oleh VFD pada frekuensi rendah, motor bisa menjadi jauh lebih panas dari yang diperkirakan.
Mengapa?
Untuk motor induksi standar, kipas pendingin biasanya dipasang langsung pada poros motor.
Ketika VFD mengurangi frekuensi:
Misalnya, pada 25 Hz, motor dapat berjalan pada kecepatan sekitar setengah dari kecepatan terukurnya, sementara kipas pendingin juga melambat secara signifikan.
Akibatnya, motor tidak dapat membuang panas seefektif sebelumnya.
Ini adalah kesalahpahaman umum lainnya.
Bahkan ketika motor berjalan lambat, jika beban mekanis tetap tinggi, motor mungkin masih menarik arus yang cukup besar.
Dan:
Rugi tembaga kira-kira sebanding dengan I²R, sehingga peningkatan arus yang signifikan dapat menyebabkan peningkatan substansial dalam pembangkitan panas.
Pada frekuensi rendah, parameter V/F yang salah atau peningkatan torsi yang berlebihan dapat menyebabkan motor menarik arus berlebihan dan menghasilkan panas tambahan.
Oleh karena itu, pengaturan parameter VFD yang tepat sangat penting.
Frekuensi rendah itu sendiri tidak selalu menyebabkan motor terlalu panas.
Masalah sebenarnya biasanya adalah kombinasi dari:
Itulah mengapa aplikasi VFD perlu mempertimbangkan baik kecepatan motor maupun kapasitas pendinginan, bukan hanya frekuensi.